Peningkatan Market Mancanegara bagi pelaku wisata desa Simoketawang, Sidoarjo Melalui Bahasa Jepang

Minasan, Konichiwa.

Peningkatan Market Mancanegara bagi pelaku wisata desa Simoketawang, Sidoarjo Melalui Bahasa Jepang

 

Dalam rangka peningkatan kepariwisataan di desa Simoketawang, Kabupaten Sidoarjo, Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyelenggarakan ”Pelatihan Bahasa Jepang bagi Pelaku Wisata yaitu belajar bersama dengan beberapa materi bahasa Jepang tingkat awal di Balai Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan wujud dari beberapa program yang mendapat pendanaan hibah Matching Fund tahun 2022 dari Kedaireka. Pendampingan warga desa Simoketawang dalam menguasai bahasa asing diikuti oleh Pokdarwis dan karang taruna Desa Simoketawang.

            Selama beberapa hari, kegiatan Benkyoukai Bahasa Jepang di desa Simoketawang yang dibuka oleh Febby Rahmatullah Macruchin, ST.,MT. Sebagai ketua tim Matching Fund di hari pertama. Beliau menyampaikan “Kegiatan Benkyoukai ini dilaksanakan untuk memberi wawasan tentang cara memandu turis asing dari Jepang yang berlibur di desa SImoketawang”, lalu dilanjutkan pada materi pelatihan bahasa Jepang yang disampaikan oleh salah satu dosen sastra Jepang Untag Surabaya Drs. Cuk Yuana M.Hum., Beliau menyampaikan materi tentang Jikoshoukai(Pengenalan diri sendiri), Aisatsu(Salam), dan menulis Hiragana dengan dibantu oleh 5 mahasiswa dari Prodi Sastra Jepang.

            Selaku pemateri, Cuk Sensei mengungkapkan tujuan pelatihan bahasa Jepang ini adalah untuk mengatasi datangnya turis mancanegara ke Desa Simoketawang, maka diperlukannya pelatihan bahasa, terutama untuk Karang Taruna dan perangkat desa, guna mempersiapkan penyambutan untuk turis mancanegara, khususnya turis mancanegara dari Jepang, yang sangat menyukai kopi. Sehingga Karang Taruna maupun perangkat desa Simoketawang, tidak perlu menyewa ahli takarir untuk menyambut turis mancanegara, dengan begitu Karang Taruna dan perangkat desa Simoketawang sudah siap menuju wisata Internasional.

            Kegiatan ini dinilai sangat membantu Pokdarwis dan karang taruna desa Simoketawang dibuktikan dengan kehadiran peserta di setiap sesinya. Untuk menarik perhatian Peserta, pemateri mengajak belajar mengenal kata-kata baru di lingkungan sekitar lalu mereview setelahnya. Pemerolehan kata bahasa Jepang menunjukan peningkat setelah kegiatan pelatihanBahasa Jepang. Menurut Diana “Pelatihan ini sangat membantu saya dalam mengembangkan skill Bahasa asing saya, dan dapat menambah wawasan baru tentang Bahasa Jepang yang sebelumnya belum pernah saya Pelajari”. Program ini kedepan akan terus ditingkatkan dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan desa Simoketawang, kecamatan Wonoayu Sidoarjo.