Klub 50 Perusahaan Jepang di Jatim Beri Beasiswa untuk 5 Mahasiswa

  Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:51:56 WIB   -     Dibaca: 309 kali

SURYA.co.id | SURABAYA – Mahasiswa Sastra Jepang dari 5 universitas di Jawa timur berhasil mendapat beasiswa dari East Java Japan Club (EJJC).

Rincianannya, 5 mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), 4 mahasiswa dari Universitas Dr Soetomo (Unitomo), 6 mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB), dan 4 mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair) serta 1 mahasiswa dari Univeritas 17 Agustus Surabaya (Untag).

Penyerahan beasiswa pendidikan selama setahun ini dilakukan di kantor Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, Minggu (22/11/2015).

Mahasiswa ini terdiri dari dua kategori. Yaitu beasiswa kategori A sebesar Rp 3.400.000 per tahun dan kategori B sebesar Rp 1.700.000 per tahun.

Pembagian kategori ini berdasarkan proses seleksi. Jika kategori A harus wawancara, pada kategori B yaitu mahasiswa yang memperoleh beasiswa tanpa wawancara, hanya pengumpulan berkas.

Mahasiswa Unitomo, Siti Wulandari (21) merasa beruntung berhasil mendapat biaya pendidikan dari EJJC di semester akhir kuliahnya.

“Pengajuan biaya pendiidkan ini kampus yang mengurus. Ada 6 orang yang direkomendasikan, tetapi yang masuk 4 orang,” ujar mahasiswa semester 7 Sastra Jepang ini.

Baginya memperoleh bantuan biaya pendidikan ini bisa menunjang proses skripsinya. Karena selama kuliah ia tinggal dengan warga Jepang sekaligus mantan guru lesnya yang membiayai kuliahnya.

“Dulu sempat putus asa nggak kuliah. Tapi guru les saya yang sekarang jadi kakek angkat saya bersedia membiayai kuliah saya,” ujar gadis asli Waru, Sidoarjo ini.

Sejulah prestasi yang ia peroleh dirasa berhasil membawanya untuk lolos administrasi pada beasiswa ini.

Kemampuannya berbahasa jepang juga terlatih karena ia tinggal dengan kakek angkatnya yang hanya bisa menggunakan bahasa Jepang.

“Saya juga pernah juara Kanji cup, serta dapat sertifikat N3 bahasa jepang dengan nilai 103. Sama seperti TOEFL di bahasa Inggris,” tutur mantan pegawai restoran ini.

Banyaknya mahasiswa berprestasi dalam sastra Jepang ini yang membuat EJJC, klub dari pengusaha Jepang di Jatim, memotivasi mahasiswa melalui beasiswa.

Pemberian beasiswa EJCC ini merupakan tahun ke-22, hanya baru 3 tahun terakhir jumlah penerima beasiswa meningkat menjadi 20 orang. Sebelumnya hanya 4 orang dari 5 universitas ini.

Ketua EJJC, Hiroshi Kawaguchi menjelaskan, dibandingkan Jakarta, jumlah orang yang bisa berbahasa Jepang di Jatim masih terbatas.

Padahal ada 50 perusahaan Jepang di Jatim. Sehingga diharapkan dengan beasiswa ini mahasiswa bisa lebih semangat menyelesaikan kuliah.

“Kalau banyak lulusan sastra jepang maka tenaga untuk bisa disalurkan ke perusahaan Jepang di Jatim akan lebih banyak pula,” tutur President Director PT Central Motor Wheel Pasuruan ini.

Pemberian beasiswa ini dari tahun ke athun jumlahnya tetap stabil sama. Meskipun jumlah dollar berubah-ubah atas rupiah.

Dikatakan Kawaguchi, lebih baik menambah kuota daripada menambah nominal beasiswa. “Indonesia jumlah penduduknya semakin banyak, jadi akan lebih efektif jika jumlah penerima beasiswa yang ditambah,” ungkapnya dalam bahasa Jepang.

Sementara itu Konjen Jepang, Yoshiharu Kato, menuturkan pihaknya sellau mendukung progam pemberdayaan atau bantuan yang dilakukan warga Jepang di Indonesia.

Seperti komunitas pengusaha yang tergabung dalam EJJC. “Ini program swasta, kami cuma memfasilitasi pertemuan saja,” ungkapnya.

Selain beasiswa dari pihak swasta Jepang, ia menjelaskan pihak pemerintah setiap tahunnya juga menyediakan beasiswa bagi warga Indonesia.

Mulai dari program diploma 2, diploma 3, sarjana ataupun pasca sarjana yang bisa diakses pendaftarannya melalui www.id.emb-japan.go.jp


Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Klub 50 Perusahaan Jepang di Jatim Beri Beasiswa untuk 5 Mahasiswa, https://surabaya.tribunnews.com/2015/11/22/klub-50-perusahaan-jepang-di-jatim-beri-beasiswa-untuk-5-mahasiswa.
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yuli



Sistem Informasi Manajemen Akademik Untag Surabaya Link