Semakin Rendahnya Penduduk Produktif Di Jepang

  Kamis, 03 September 2015 - 15:33:46 WIB   -     Dibaca: 14 kali

Fakultas Sastra Untag Surabaya beberapa pekan lau mengadakan kuliah umum mengenai Permasalahan rendahnya tingkat kelahiran di jepang dan bertambahnya manula , bersama Mr. Yasuyuki Miyashita. Acara terlaksana di Meeting Room 1 Gedung Graha Wiyata Lantai 1.

Mr. Yasuyuki Miyashita mengatakan Rata – rata jumlah kelahiran di jepang terkait dengan usia ibu melahirkan , semakin tahunnya rutun karena rata – rata perempuan jepang menikah pada usia 29 tahun, termasuk kategori menikah di usia tua.

Harapan hidup jepang semakin tua semakin tinggi sedangkan orang Indonesia memilki harapan hidup semakin menaik

“ Ternyata semakin tua maka semakin tidak bisa bekerja. Karena kondisi ini pemerintah jepang memberi tiga jaminan sosial : 1. jaminan sistem pensiun, 2. jaminan kesehatan, 3. jaminan keperawatan. ” kata mahasiswa Universitas Padjadjaran tersebut.

Dia menjelaskan “ kami mengharapkan penduduk Negara lain seperti Indonesia berimigrasi menjadi penduduk Negara jepang agar meningkatan produktifitas di jepang . lanjtnya, karena Semakin rendahnya kelahiran di jepang sehingga menyebabkan banyaknya lansia dari pada anak – anak yang disebabkan anak – anak muda enggan menikah dan lebih memilih berkarir menjadikan Penduduk jepang tinggal sedikit. ”

“ peluang kerja di jepang untuk orang asing sangat besar dengan syarat memilik skill, bisa berbahsa inggris, lulusan S2, pintar IT atau tenaga perawat. ” imbuhnya.

 


KOMENTAR